Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) melaksanakan kegiatan Kunjungan Industri ke Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata pada Selasa, 29 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dan dosen pendamping, sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai implementasi teknologi energi terbarukan di Indonesia.
Rombongan disambut oleh tim teknis dari PT PLN Nusantara Renewables, Masdar, dan PMSE, yang memaparkan berbagai informasi terkait teknologi PLTS terapung, mulai dari konsep dasar, sistem instalasi panel surya di atas air, teknologi monitoring, hingga tantangan pembangunan proyek di atas Waduk Cirata. PLTS Terapung Cirata sendiri merupakan pembangkit tenaga surya terapung terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas 192 MWp, yang menjadi salah satu wujud nyata komitmen Indonesia dalam transisi menuju energi bersih.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Jati, Dr. Nurullah Budisiwanto, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kunjungan industri ini merupakan bagian dari kurikulum yang dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa, agar mereka mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dunia kerja dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Elektro UGJ, Rindi Wulandari, S.ST., M.Si., menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat dan motivasi mahasiswa dalam mendalami bidang energi baru terbarukan, sekaligus menyiapkan lulusan Teknik Elektro UGJ yang kompeten dan siap bersaing di era transisi energi global.
Selain sesi presentasi, mahasiswa UGJ juga berkesempatan melihat langsung area instalasi PLTS di Waduk Cirata, sehingga mendapatkan pengalaman dan gambaran nyata terkait implementasi pembangkit listrik energi surya skala besar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Teknik Elektro Universitas Swadaya Gunung Jati semakin terinspirasi untuk berkontribusi dalam pengembangan energi terbarukan dan mendukung upaya pemerintah mewujudkan kemandirian energi nasional berbasis energi bersih dan ramah lingkungan.